Oleh: jemaatsamaria | Agustus 29, 2012

Memohon Supaya Hidup Dipimpin Roh Kudus

Memohon Supaya Hidup Dipimpin Roh Kudus

Zakharia 6:1-8

Ada sejak terjemahan Perjanjian Lama kedalam bahasa Yunani yang disebut Septuaginta pada abad kedua SM, tafsiran mengenai penglihatan yang kedelapan ini sudah ditentukan oleh ayat 8b, septuaginta mengatakan : “menetramkan hukumanNya terhadap Israel di Utara, di Babilon yang disebut Utara (karena jalan kesana harus melalui Damsyik, jadi ke Utara dulu)

Bagian akhir ayat 8 ini berbicara tentang Roh Tuhan. Para penafsir mengartikan bahwa Roh Tuhan diturun ke Utara untuk menggenakkan pertama-tama bangsa Yahudi yang masih tinggal di Babel, kemudian bangsa­-bangsa lain yang pada zaman Mesiamis ikut memberikan sumbangan untuk pembangunan Bait Suci, supaya semua datang menuju Yerusalem.

Beberapa rincian mengenai seluk beluk kerata-kereta itu memang tidak jelas. Tetapi yang jelas adalah bersama-sama memperlihat bahwa kehendak Tuhan itu terlaksana di seluruh bumi, dimana-mana saja. Kuasa dan Roh Tuhan tidak hanya ada di Yehuda, tetapi juga di Babel dan diseluruh dunia dimana umatnya tersebar.

Seringkali orang secara tidak sadar membatasi kuasa dan kehadiran Tuhan. Ada orang beranggapan bahwa Allah hadir hanya di tempat-tempat tertentu atau pada saat-saat tertentu. la ada di gereja karena itu rumahnya, khususnya pada saat kebaktian. Kemudian ada juga anggapan bahwa hari Tuhan itu adalah hari Minggu, sedangkan hari-hari yang lain tidak. Di hari-hari yang lain itu adalah urusan saya. Tuhan hanya dianggap bekerja di bidang kerohanian, sedangkan di lapangan bisnis, politik, sosial dan kemasyarakatan kitalah yang bekerja.

Anggapan keliru ini perlu dibetulkan. Tuhan hadir di segenap lapangan kehidupan. Ia tahu apa yang kita lakukan, tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan. Kitapun harus bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan, tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan. Kitapun harus bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan di bidang apa saja. Banyak orang senang memilih jalan pintas untuk mencapai sesuatu. Banyak orang berfikir bahwa yang penting adalah tujuan yang kita pakai, sehingga untuk mencapai tujuan itu orang tidak segan-segan untuk memakai segala cara, biarpun dengan cara yang tidak sesuai dengan kaidah moral atau kehendak Tuhan. ltulah cara-cara yang ditempuh oleh banyak orang saat ini. Tetapi Tuhan Yesus mengingatkan kita supaya melalui jalan yang sempit (jalan hidup) yang susah tetapi sesuai dengan kehendak Tuhan, daripada memilih jalan yang luas dan lebar yang dilalui oleh banyak orang, tetapi jalan itu tidak membawa kita kepada kehidupan yang sejati dan kekal, tetapi jalan yang menuju kebinasaan (baca Mat. 7:13-14).

Roh Tuhan memang secara khusus berada ditengah kehidupan orang-orang percaya. Ia selalu menuntun supaya hidup orang percaya berkenan kepada Tuhan. Bapak Hambran Amri (alm) pernah mengatakan bahwa persekutuan umat dari mana beliau dulu berasal memang baik, tetapi kekurangannya ialah dalam persekutuan mereka itu tidak ada Roh Kudus. Buktinya kalau tidak ada musuh dari luar maka musuh dari dalam (dari lingkungan intern mereka sendiri).

Karya Roh Kudus pun tidak dapat dibatasi hanya kalau orang mampu berbahasa Roh atau dapat berbuat mujizat. Gampang mengatakan bahwa para pendeta yang tidak mampu berbahasa Roh dan tidak dapat berbuat mujizat merupakan bahwa bahasa Roh Kudus tidak ada pada mereka. Padahal Roh Kudus bisa bekerja dengan cara yang lain. Dan yanglebih penting apakah seseorang mempunyai Roh Kudus didalam dirinya akan terlihat dari buah-buah atau bukti-bukti yang kelihatan dalam kehidupan. Rasul Paulus memberikan indikasi tentang orang dipimpin Roh Kudus seperti yang IA katakan dalam Galatia 5:22-23. Sebab itu kita harus selalu memohon supaya Roh Kudus tetap didalam kita dan memimpin kita pada jalan yang benar.

Pdt. Emr. Ingge Namur. STh Pendeta Resort GKE  Palangka Raya Hilir

(Sumber : http://msgke-kalteng.org)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: