Oleh: jemaatsamaria | Agustus 26, 2012

Dialah Satu-Satunya dan Kemuliaan Hanya Bagi Allah!!

Roma16:25-27

Nast ini merupakan bagian akhir atau penutup dari pasal 16 dari surat Roma yaitu berupa nasehat terakhir dan sebuah kidung pujian. Betapa Paulus sangat bersyukur bahwa pernyataan rahasia yang didiamkan berabad-abad telah dinyatakan, telah diberitakan melalui para nabi kepada segala bangsa (lih. ay 25-26). Untuk itu sejenak mari saudara dan saya renungkan maksud dari pernyataan Paulus yang ditulisnya untuk jemaat di Roma, yang tentunya sebagaian besar di antara jemaat itu bukanlah orang Yahudi atau bangsa Israel.

Pertanyaan untuk kita, bagaimana jika keselamatan tidak pernah diberitakan untuk kita ? dan bagaimana jika kita yang bukan dari bangsa Israel tidak pernah mendapat bagian untuk dapat menjadi umat-Nya ? jika benar seperti itu sungguh menyedihkan. Tetapi yang menjadi persoalan bagi kita sekarang adalah di mana Injil sudah diberitakan dan keselamatan berlaku untuk semua orang, tetapi banyak orang yang menyia-nyiakan keselamatan dan kasih anugrah Allah tersebut ..!! Karena jika demikian, lebih baik orang tersebut tidak pernah mengetahui sama sekali seperti apa arti Yesus bagi hidupnya. Dan apapun alasan dari penyangkalan itu sungguh sangat menyedihkan dan sungguh ironis. Sebagian orang mungkin pernah menyangkal Tuhan dalam hatinya, seperti salah satu murid yaitu Petrus yang menyangkal Tuhan sebanyak tiga kali, namun kemudian dia menyesal. Jika hal itu terjadi maka segerahlah menyesal dan bertobat.

Injil berita keselamatan itu sungguh-sungguh berarti ketika kita merespon kehadirannya dan percaya tentang pemberitaan di dalamnya (lih. Ay 26). Bahkan sesuai dengan judul prikop yang menyebutkan segala kemulian bagi Allah (lih. Ay 27), adalah berupa ajakan agar orang-orang percaya sungguh-­sungguh menghayati arti kehadiran Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus bagi hidupnya. Pengorbanan Yesus dan penebusaan yang dilakukan-Nya bagi kita manusia berdosa adalah hal yang patut kita syukuri. Seperti yang diungkapkan oleh kitab Tawarikh….Kepada Tuhan hai suku-suku bangsa, kepada Tuhan sajalah kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia ! sujudlah menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan. (1 Taw 16:28-29). Hal ini berarti bahwa Allah menerima penyembahan rohani yang penuh sukacita, yaitu dengan sikap batin yang penuh hormat, suatu keinginan yang sungguh-sungguh untuk dekat kepada-Nya dan suatu komitmen untuk menolak semua hal yang bertentangan dengan kekudusan-Nya. Sebab menurut Paulus kehidupan yang diubah dalam Kristus mengakibatkan penerapan pada kebenaran, kasih, sipil dan moral (lih. ps 12-14). Untuk itu man kita bersama memuji Allah….dan berkata, Tuhanlah kekuatanku, permata yang indah dan tidak akan pernah untuk dilepaskan karena Tuhanlah segalanya. Seperti bagian penutup dari surat ini….bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus segala kemuliaan sampai selama-lamanya. Memang sepatutnya kita bermegah di dalam Tuhan….” Dan bukan hanya itu saja ! kita bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu…(lih. Rom 5:11). Selamat beribadah, selamat hari minggu. Imanuel Allah menyertai kita…!!!

Pdt. Telhalia G. Ambung, M.Th, Dosen STAKN Palangka Raya

(Sumber : http://msgke-kalteng.org)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: