Oleh: jemaatsamaria | Agustus 24, 2012

Rencana Untuk Suatu Tujuan

Rencana Untuk Suatu Tujuan

 ( Zhakaria 3 : 1-10  )

Banyak orang berpendapat bahwa hidup itu dibutuhkan suatu perencanaan yang jelas dan matang, agar masa depan dan tujuan hidup jelas dan tercapai. Berawal dari sebuah mimpi yang kemudian menjadi kenyatan, bukan sekedar mimpi tinggal mimpi. Untuk mencapai semua itu tentunya saudara dan saya tidak hanya duduk menunggu dan diam, perlu usaha, kerja keras dan semangat pantang menyerah yang diwujudkan tidak hanya melalui pikiran tetapi juga dengan tindakan. Kebanyakan orang yang berhasil dalam hidup adalah ketika mereka dengan berani menghadap hidupnya dengan suatu keyakinan bahwa hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.

Mungkin pertanyaan saya dan saudara sama, apakah Allah sungguh punya rencana untuk keselamatan kita ? …. dengan keyakinan, jawabannya tentu dan pasti. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, sejak itu juga Allah membuat suatu rencana terhadap semua milik kepunyaan-Nya. Ketika Allah menempatkan manusia Adam dan Hawa di taman Eden, la berharap mereka akan tinggal dan hidup di sana dengan damai dan tentram. Walaupun dosa adalah penghalang terbesar antara manusia dengan Allah, namun kasih-Nya kepada manusia tidak pernah sirna. Bahkan la merencanakan agar semuanya dapat kembali seperti semula, manusia dapat bersama dengan Allah diam dalam kemulian-Nya.

Berawal dari janji Allah mengenai hari depan yang gilang-gemilang, penglihatan Zakharia beralih kepada cara bagaimana hal ini dapat terwujud. Allah akan membangkitkan seorang pengantara imani yang sempurna seorang Imam Besar. Yosua adalah perwakilan Israel atau wakil Allah yang berhadapan dengan iblis si penuduh (bnd Mat 4:10), berdiri untuk menentangnya dan berusaha untuk mengalahkannya. Namun Yosua tidak bisa melawannya karena menggunakan pakaian kotor (yang digambarkan sebagai dosa). Tetapi setelah jubah kotor ditanggalkan dan diganti dengan pakaian pesta dengan serban yang bersih dikepalanya dan kemudian malaikat memberi jaminan apabila hidup menurut jalan yang ditunjukkan maka Yosua akan memerintah atas rumah Tuhan (3:6-7). Pakaian pesta dan serban bersih di kepala Yosua menunjukkan pemulihan penuh kepada jabatan imam dan dosa Israel telah dihapuskan. Pentahiran yang sama juga tersedia bagi kita melalui Tuhan Yesus (Iih Ef 1:7, Rm 1-16-17, 3:22,25-26). Hal ini terbukti dari ucapan malaikat melalui penglihatan Zakharia bahwa Hamba-Ku yakni sang Tunas, dimana Yosua dan para imam lainnya merupakan lambang nubuat yang menunjuk kepada pekerjaan sang Tunas (bnd. Zak 4:2, Yer 23:5), sebab Tunas baru akan  menanggung dosa-dosa kita sebagai korban penebusan (bnd Yesaya 53:1-6). Pakaian kotor yang dikenakan Yosua adalah gambaran dari dosa-dosa dunia yang harus di tanggung oleh Tuhan Yesus melalui kematian-Nya sebagai gantinya. Apa yang dinubuatkan dalam penglihatan Zakharia, bahwa Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja (lih ay 9), telah digenapi melalui Tuhan Yesus, yaitu hari ketika Dia mengadakan pendaimaian melalui pengorbanan kematian-Nya. untuk dosa kita di kayu salib dalam satu hari. Inilah rencana Allah untuk kita…yaitu keselamatan, hidup kekal dan bersama-sama dengan Dia di dalam kota kudus-Nya yaitu kerajaan-Nya. Imanuel Allah menyertai kita … !!!

Pdt. Telhalia G. Ambung, M.Th, Dosen STAKN Palangka Raya

(Sumber : http://msgke-kalteng.org)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: