Oleh: jemaatsamaria | Agustus 22, 2012

Sebuah Kota Idaman

Sebuah Kota Idaman

Zakharia 2:1-5

Sekarang ini para pemimpin di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia sangat dipusingkan dalam menghadapi laju pertumbuhan penduduk yang sangat pesat yang berdampak pada padatnya penduduk, pengangguran, meningkatnya kejahatan dan banjir akibat sampah dan kumuhnya kota. Tidak heran seperti kota Jakarta diprediksikan oleh para ahli beberapa tahun kedepan akan tenggelam akibat kota yang tidak mampu menampung banyaknya manusia dan segala hal yang ada di kota tersebut. Ada banyak upaya dilakukan agar segala masalah yang terjadi di kota-kota besar dapat teratasi, namun tidak pernah mendapatkan hasil yang sangat memuaskan seperti yang diharapkan oleh semua orang, yaitu sebuah kota idaman. Dalam hal ini orang-orang percaya diingatkan bahwa segala sesuatu yang ada di dalam dunia ini memiliki keterbatasan, terancam dan tidak ada jaminan keamanan.
Jika di kota-kota besar di Indonesia mengalami masalah dengan padatnya penduduk, maka pada penglihatan ke tiga Zakharia, kita diperhadapkan pada sesuatu hal yang berbeda. Zakharia melihat dalam penglihatannya ada seorang pemuda berlari untuk mengukur panjang dan lebarnya kota Yerusalem dengan menggunakan tali pengukur, tetapi kemudian dihentikan oleh seorang malaikat yang mengatakan bahwa Yerusalem akan menjadi seperti padang yang terbuka. Perkataan malaikat ini berarti Yerusalem yang akan dibangun kembali bukanlah sebuah kota yang sempit dan terbatas seperti kota Yerusalem sebelumnya, melainkan sebuah kota yang besar dan megah yang mampu menampung berapapun banyaknya manusia (lih. Zak 2: 4). Dan kota itu dijaga oleh Allah sendiri sehingga menjadi sebuah kota yang benar-benar aman dari segala musuh-musuh dan Allah akan dimuliakan di dalam kota tersebut (Zak 2:5).

Di bagian lainnya nast ini mengingatkan kita pada penglihatan Yohanes di kitab Wahyu tentang Yerusalem Baru sebagai kota kudus… “kota itu penuh dengan kemulian Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah….” (Why 21:11). Dan sesuatu hal yang menarik tentang kota Yerusalem Baru bahwa tidak ada Bait Suci di dalamnya, sebab Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa adalah Bait Suci-Nya… (lih. Why 21:22) orang-orang dapat langsung menyembah dan memuliakan¬Nya (bnd Zak 2:5). Mereka yang akan tinggal di kota tersebut adalah orang-orang percaya dan yang tetah melakukan firman-Nya. Istilah lain untuk mereka yang tinggal di Yerusalem Baru adalah para mempelai-Nya atau anak-anak Allah, yang berarti mereka yang benar-benar memiliki hubungan yang sangat dekat yang dapat menjadi keluarga Allah. Jika keadaannya seperti itu, siapakah di antara kita yang tidak menghendaki kota yang seperti ini ? siapakah yang tidak ingin akan adanya suatu jaminan kesejahtraan dan keamanan ? sebuah kota yang indah …sebuah kota idaman !?. Semua manusia pasti mengingininya. Allah menyertai kita…!!!

Pdt. Telhalia G. Ambung, M.Th, Dosen STAKN Palangka Raya

(Sumber : http://msgke-kalteng.org)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: