Oleh: jemaatsamaria | Juli 3, 2012

Kekalahan Terhormat

Hakim-Hakim 6:77-81                                                                                  Selasa, 03 Juli 2012

 

Kekalahan Terhormat

Pada bagian ini, Simson mengalami penderitaan yang sangat menyenangkan bagi orang Filistin. Karena dalam keadaan matanya yang buta setalah dicungkil, kemudian luapan kegembiraan orang Filistin melalui penderitaan Simson, membuat mereka mengagungkan allah yang mereka sembah, diawali dengan perayaan korban sembelihan kepada allah mereka yang bemama “Dagon” dengan berkata “telah diserahkan oleh allah kita kedalam tangan kita Simson musuh kita” dan ayat 24-25 mereka memandang kekalahan Simson menjadi kegembiraan sangat luar biasa.

Simson dengan kekalahan dan juga dengan keberadaannya yang buta, nampaknya (ayat 26-30) tidak membuatnya menjadi patah semangat dan kekuatannya menjadi hilang, karena Simson masih memiliki iman kepada Allah yang disembah dan dipercaya pasti menolongnya. lni terbukti (ayat 28-29) Allah mendengar seruan Simson sehingga ia mampu membuat tiang-tiang menyangga rumahlbangunan yang kokoh-kuat itu dirubuhkan dengan mudah oleh Simson, maka banyak orang yang matt, karena seruan Simson kepada Allah yang memberinya kemenangan, atas perlakuan orang Filistin kepadanya sebagai seorang yang menyembah Allah. Maka, atas apa yang dilakukan Simson juga mewakili kernenangan orang Israel, yang sempat dilecehkan oleh orang­orang Filistin seperti pada ayat 24.

Apa yang menjadi sikap Simson (ayat 28) adalah sikap bertobat dan iman yang dibaharui kepada Allah, dan doanya dikabulkan. Dan kekalahan yang pemah dialami tetapi kemudian menjadikannya memperoleh kehormatan karena Allah yang ia percaya tidak metnbiarkannya dalam penderitaan dan kekalahan, terlebih Simson sendiri percaya Allah pasti menolongnya ketika ia memohon (berseru).

Sikap percaya dan mengandalkan Allah adalah hal yang perlu ada dalam kehidupan kita, walaupun kita berhadapan dengan apapun yang menjadi situasi kehidupan kita, khususnya dalam kesulitan, penderitaan, pergumulan hidup kita, kita tetap memiliki iman kepada Allah.

Simson yang berseru kepada Allah dan menang menjadi mengingat bagi kita, untuk kembali kepada Allah dengan setia, seperti pemazmur berkata Mazmur 37:5 “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya dan la akan bertindak”. Demikian Yesus dalam ajarannya tentang Doa (baca Matius 7:7-8).

Kendati dalam hidupnya Simson pernah menoreh luka dirinya sendiri, tetapi Simson juga pernah membuat bangsanya (Israel) bangga memiliki dia terlebih karena Allah yang dipercayainya tidak berpaling, karena Allah itu Maha Kasih, Maha Pemurah walaupun kekalahan secara manusia pemah terjadi, tetapi imannya mengakibatkan namanya tercantum dalam daftar pahlawan !man (baca Ibrani 11:32).

Pdt. Husiana Nuhan, S.Th. Pendeta Resort GKE Palangka Raya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: